I write based on what I think, what I experience, what I know, what I feel, and what's good to be written.
16 August, 2012
Bahagia itu sederhana namun istimewa
Menelusuri kisah hidup di masa lalu berdasarkan pengalaman yang sangat mengesankan tentunya akan selalu teringat di benak ini. Saat itu, saya duduk di bangku kelas 3 SMA semester akhir. Kebahagiaan muncul dengan sangat sederhana namun istimewa bagi orang-orang terdekat saya dan juga sahabat-sahabat saya, khususnya bagi saya sendiri. Mengapa demikian? karena saat itu, pengumuman kelulusan diumumkan dan betapa bahagia yang tiada tara kami rasakan mengingat kelulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA)sangat kami damba-dambakan.
Kelulusan dari SMA yang saya alami pada saat itu sangat berkesan tidak hanya bagi saya, melainkan orang-orang terdekat saya, terutama kedua orang tua saya yang begitu menginginkana saya untuk segera duduk di bangku kuliah. Tidak hanya keluarga, teman-teman seperjuangan pun ikut merasakan kebahagiaan yang luar biasa karena pada saat itu kelulusan mencapai 100% yang artinya tidak ada satu orang pun yang tidak lulus ujian akhir.
Mengingat perjuangan saya dan teman-teman di SMA Alfa Centauri Bandung, yang pada saat itu, angkatan kami merupakan angkatan kedua di Sekolah Unggulan tersebut, membuat kami sangat merasakan kebahagiaan yang tiada tara. Raut wajah teman-teman seperjuangan atau yang biasa kami panggil dengan sebutan the Exist Crew, sangat terlihat dari pancaran wajah-wajah mereka. Rasa syukur yang kami rasakan pada saat itu serasa tidak pernah cukup untuk diucapkan.
Saat ini, kami semua sudah berpencar melanjutkan studi di Perguruan Tinggi, baik di Indonesia maupun di luar negeri dan saat ini pun saya sudah memasuki semester 7. Rasa kekeluargaan yang begitu erat tidak akan pernah tergantikan dengan hal apapun karena mengingat selama 3 tahun berturut-turut selama menimba ilmu di SMA Alfa Centauri Bandung, kami tidak pernah berganti-ganti teman kelas. Keluarga the Exist Crew menorehkan arti penting bagi kami semua akan kebersamaan yang selalu menorehkan raut kebahagiaan di wajah kami.
Saat sabtu lalu, 11 Agustus 2012, saya berkunjung ke Sekolah Sampoerna Academic di Bogor bersama para blogger Jakarta, saya turut merasakan nostalgia selama saya menjadi siswa SMA. Sungguh merupakan pertemuan yang sangat membuat saya bahagia ketika melihat raut wajah siswa-siswa Sampoerna Academic yang turut berbahagia dengan kedatangan kami di sana.
Kebahagiaaan yang tercipta di sana tercipta karena adanya kebersamaaan dan kekeluargaan yang amat sangat terlihat dari kekompakan siswa-siswi di Sampoerna Academic. Hal yang sangat berkesan saat saya bertemu dengan siswa-siswi di sana adalah membagi pengalaman hidup yang walaupun sangat sederhana namun dapat mengubah semangat hidup mereka untuk menjadi lebih baik.
Walaupun siswa-siswi di sana merupakan dari kalangan masyarakat pra sejahtera, namun semangat untuk belajarnya sangat tinggi, terbukti dengan kecerdasan mereka saat bertanya dan berbincang-bincang dengan para blogger yang hadir pada saat itu. Keterbatasan tidak akan pernah membuat seseorang patah semangat namun keterbatasan tersebut membuat seseorang menjadi lebih kuat dan terus mencoba untuk menghadapi setiap tantangan di depan mata.
Acara sharing dan diskusi ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama. Di sela-sela berbuka puasa, sungguh kebahagiaan pun muncul kembali saat saya bercengkerama dengan beberapa siswa-siswi di sana. Rasa kebersamaan itu tidak pernah dapat terlupakan mengingat raut wajah mereka yang sangat bahagia dengan kedatangan kami di sana. Hal ini pun membuat saya menjadi sangat rindu akan teman-teman saya di SMA yang selalu menjunjung tinggi arti persahabatan dan kekeluargaan.
Sekilas, orang awam mengira bahwa kebersamaan itu adalah hal yang biasa saja namun bagi saya hal tersebut akan menjadi sangat istimewa karena kebersamaan itu selalu membawa kebahagiaan yang nyata. Kebahagiaan itu kita yang menciptakan, kehadiran orang-orang yang kita sayangi dan kita cintai turut menciptakan kebahagiaan tersebut. Hidup akan menjadi sangat indah bila kita memiliki cinta dan kasih sayang terhadap sesama. -APF
Subscribe to:
Posts (Atom)