17 July, 2010

STOP children abuse !!!


Hallo, apa kabar semua? semogaselalu diberikan kesehatan. Amiin, sudah cukup lama saya tidak mengupdate blog ini. Pada kesempatan ini, saya ingin sharing mengenai anak-anak. Sudah banyak sekali berita-berita mengenai kekerasan terhadap anak-anak kecil. Penganiyaan, pencabulan, pemerkosaan, pembunuhan, hingga kasus kelaparan dan kehausan. Sungguh sangat ironis sekali namun itulah kenyataannya. Anak-anak adalah penerus bangsa dan jika anak-anak itu disakiti, maka nasib bangsa berikutnya akan terancam saat anak-anak itu mati. Saya sungguh sangat mengharapkan rekan-rekan semua yang membaca blog ini untuk dapat bisa merangkul, mencintai, dan menyayangi anak-anak. Terutama bagi mereka yang sudah tidak memiliki dan kehilangan orang tuanya, seperti anak-anak di panti asuhan.

Terkadang saya pribadi merasakan kesedihan yang teramat dalam saat mendengar dan menyaksikan pemberitaan-pemberitaan mengenai kekerasan terhadap anak. Kesedihan itu saya tuangkan dalam bentuk aspirasi melalui tulisan ini agar rekan-rekan semua dapat membantu pemikiran saya untuk tetap menyayangi anak-anak kecil. Saya sendiri merasakan akan hal ini terutama karena saya memiliki adik, keponakan, serta sepupu-sepupu yang masih kecil.

Coba rekan-rekan bayangkan, betapa kehidupan anak kecil itu seolah tiada masalah, mereka menikmati masa kanak-kanaknya dengan bermain, bercanda, dan penuh tawa. Hal-hal tersebut menjadi suatu kebahagiaan pula bagi saya. Intinya, saya bahagia jika mereka bahagiaa dan saya akan sangat bersedih tatkala mereka menangis dan bersedih karena penderitaan yang mereka alami. Anak-anak itu berjiwa polos, mereka berkata dengan apa adanya, mereka bagaikan secarik kertas putih yang kemudian akan diberi tinta oleh orang tuanya. Jadi, saat anak itu diberikan tinta hitam, maka kelak saat dia dewasa, dia akan menjadi orang yang memiliki sifat hitam. Begitu pula saat anak itu diberikan tinta putih, maka kelak dia akan menjadi seorang anak yang memiliki sifat yang putih.

Mungkin sebagian dari anda merasakan bahwasannya anak-anak itu terkadang menjengkelkan, bandel, dan susah diatur namun itu semua tergantung dari cara kita mendidiknya untuk menjadi anak yang memiliki sifat yang bermacam-macam. Anak itu belum berdosa dan mereka sangat membutuhkan kasih sayang kita untuk tetap hidup dan memelihara planet ini dengan baik. Oleh sebab itu, STOP CHILDREN ABUSE ! Lindungi mereka dari setiap tetesan air mata karena kelaparan, kehausan, dan penderitaan. Rangkul, cintai, dan sayangi mereka. Terimakasih -Angga Permana Freud

25 June, 2010

Rindu Rosul


Cahaya surga yang datang berawal dari caranya membimbing umat manusia untuk selalu berada pada jalan yang benar. Muhammad SAW, adalah yang saya maksud, betapa besar jasanya membangun kaum muslimin dan kaum muslimat untuk berpegang teguh terhadap ajaran islam. Beliau mebimbing kita dari jaman Jahiliyyah ke jaman yang penuh hidayah. Alhamdulillah jaza Kallahu khoiro ya Rasul, dengan adanya bimbinganmu, umatmu ini dapat hidup dengan kenikmatan cahaya islami yang menerangi jagad raya ini.

Saya selalu rindu untuk bertemu denganmu. Engkau adalah kekasih hamba yang telah memberikan kejayaan bahwasannya dunia itu ada karena Allah SWT, dunia hidup penuh warna yang bahagia karena hidupnya para kaum muslimin dan muslimat yang turut memberikan nafas surga bagi dunia. Saya sangat sulit untuk membendung rasa rindu ini, engkau adalah Nabi yang sempurna, yang diberikan mukjizat Al-Quranul karim yang dengan petunjuknyadapat menghantarkan seluruh umatmu kepada titik terang menuju surga. Engkau sungguh sangat mulia, dengan kearifanmu yang membuat engkau disanjung dan dihormati. Engkau adalah seputih salju yang selalu memberikan kesejukandi tengah panasnya padang pasir di siang hari.

Sulit rasanya untuk lepas dari bimbinganmu karena Engkau adalah sebaik-baiknya manusia yang telah diciptakan oleh ALLAH SWT. Syukurku pada Allah SWT karena telah mencitakan manusia searifmu, sungguh rindu saya tiada terperi.

RINDU KAMI PADAMU YA RASUL
RINDU TIADA TERPERI
BERABAD JARAK DARIMU YA RASUL
SERASA DIKAU DI SINI

CINTA IKHLASMU PADA MANUSIA
BAGAI CAHAYA SURGA
DAPATKAH KAMI MEMBALAS CINTAMU
SECARA BESAHAJA

Semoga, saya dapat berjumpa denganmu di surga sana. Amiin ya robbalalamin.

21 June, 2010

Global Warming

“Panas banget ya hari ini !” Seringkah Anda mendengar pernyataan tersebut terlontar dari orang-orang di sekitar Anda ataupun ari diri Anda sendiri? Anda tidak salah. Data-data yang ada memang menunjukkan planet bumi ters mengalami peningkatan suhu yang mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Selain semakin panasnya cuaca di sekitar kita, Anda tentu juga menyadari makin banyaknya bencana alam dan fenomena-fenomena alam yang cenderung semakin tidak terkendali belakangan ini. Mulai dari banjir, puting beliung, semburan gas, hingga curah hujan yang tidak menentu dari tahun ke tahun.
Sadarilah bahwa semua ini adalah tanda-tanda alam yang menunjukkan bahwa planet kita tercinta ini sedang mengalami proses kerusakan yang menuju pada kehancuran! Hal ini terkait langsung dengan isu global yang belakangan ini makin marak dibicarakan oleh masyarakat dunia yaitu Global Warming (Pemanasan Global) .
Apakah Pemanasan Global itu? Secara singkat pemanasan Global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi. Pertanyaanya adalah: Mengapa suhu permukaan bumi bisa meningkat?

Penyebab Pemanasan Global
Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa decade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia.
Khusus untuk mengawasi sebab dan dampak yang dihasilkan oleh pemanasan global, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk sebuah kelompok peneliti yang disebut dengan International Panel on Climate Change (IPCC). Setiap beberapa tahun sekali, ribuan ahli dan peneliti terbaik dunia yang tergabung dalam IPCC mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan penemuan-penemuan terbaru yang berhubungan dengan pemanasan global. Mereka juga membuat kesimpulan dari laporan dan penemuan-penemuan baru yang berhasil dikumpulkan, kemudian menetapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah yang ada.
Hal pertama yang mereka temukan adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami. Dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh pembakaran bahan-bahan fosil pada kendaraan bermotor, pabrik modern, peternakan, serta pembangkit listrik tenaga listrik.


Apa itu Gas Rumah Kaca?
Atmosfer bumi ini terdiri dari bermacam-macam gas dengan fungsi yang berbeda-beda. Kelompok gas yang menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat dikenal dengan istilah “gas rumah kaca”. Disebut gas rumah kaca karena system kerja gas-gas tersebut di atmosfer bumi mirip dengan cara kerja rumah kaca yang berfungsi menahan panas matahari di dalam rumaha kaca agar suhu di dalamnya tetap hangat. Dengan begitu tanaman di dalamanya akan tumbuh dengan baik karena mendapat panas matahari yang cukup.
Pada dasarnya planet kita membutuhkan gas-gas tersebut untuk menjaga kehidupan di dalamnya. Tanpa keberadaan gas rumah kaca, bumi akan menjadi terlalu dingin untuk ditinggali karena tidak adanya lapisan yang megisolasi panas matahari. Sebagai perbandingan, planet mars yang memiliki lapisan atmosfer tipis dan tidk memiliki efek rumah kaca memiliki temperature rata-rata -32 derajat celcus.
Kontributor pemanasan global terbesar saat ini adalah karbon dioksida (CO2), metana (CH4) yang dihasilkan agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), nitrogen oksida (NO) dari pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jarigannya ke atmosfer.
Setiap gas rumah kaca memiliki efek pemanasan global yang berbeda-beda. Beberapa gas menghasilkan efek pemanasan lebih parah dari CO2. Sebagai contoh sebuah molekul metana menghasilkan efek pemanasan 23 kali dari molekul CO2. Molekul NO bahkan menghasilkan efek pemanasan sampai 300 kali dari molekul CO2. Gas-gas lain seperti cholorfluorocarbons (CFC) ada yang menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari CO2. Tetapiuntungnya pemakaian CFC telah dilarang di banyak negara karena CFC telah banyak dituding sebagai penyebab rusaknya lapisan ozon.

12 May, 2010

Sikap Kritis

Saat manusia tidak pernah merasa peduli dengan hal-hal di sekelilingnya, maka ia tidak akan pernah menyadari hal-hal yang teristimewa yang ada di dalam diri orang lain. Saya sendiri pernah merasakan hal tersebut, saya pernah tdak peduli dan cenderung cuek untuk hal-hal tertentu namun ternyata di balik semua itu, banyak sekali keajaiban-keajaiban yang ternyata tidak saya ketahui secara langsung. Setiap manusia diciptakan, pasti membutuhkan orang lain, kita tidak dapat hidupsendiri di dunia ini. Ada masanya kita butuh suasana kesendirian namun tidak setiap saat kita selalu ingin beradadalam kesendirian itu. Saya terkadang selalu berfikir, mengapa setiap manusia diciptakan untuk tidak selalu bersama dan terkadang perpisahan itu sangat menyakitkan. Penyesalan dalam hidup ini mungkin terjadi secara terlambat dan hal-hal ini yang membuat saya sadar bahwasannya kita harus peduli dengan segala sesuatu yan berada di sekitar kita sebelum semua itu pergi dan tak akan kembali.



Saat cinta dalam hatimu sedikit terkikis, mungkin kamu perlu berwaspada bahwasannya hatimu sedikit mengeras dan bila hal itu terus terjadi secara terus-menerus maka sikap cuek dalam diri, sedikit demi sedikit akan muncul. Swbagian orang mungkin menganggap tulisan ini sebagai sebuah tulisan yang tak bermakna bahkan sulit untuk dimengerti tapi di balik semua ini,saya mengajak kita semua untuk lebih cermat dan teliti lagi dalam memahami suatu pemikiran. Semoga, semua yang kita tahu dan semuayang kita perlu untuk diketahui, tidak akan membuat kita menjadi orang yang tidak peduli dengan keadaan di sekitar kita, terimakasih.

Regards, -A.P-

23 February, 2010

Wartawan


Siapakah Wartawan itu?

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari www.penulissukses.com/penulis37.php, wartawan adalah orang yang bekerja dan mencari nafkah sepenuhnya dari media massa. Tugas pokoknya sebagai peliput, penyusun berita dan menyebarkan berita.
Adapun kewartawanan, Dalam Undang-Undang No. 11 tahun 1996, pasal 1 ayat 3 disebutkan: “Kewartawanan ialah pekerjaan/kegiatan/ usaha yang berhubungan dengan pengumpulan, pengelolaan dan penyiaran dalam bentuk fakta, pendapat, ulasan, gambar-gambar dan lain-lain sebagainya untuk perusahaan, radio, televisi dan film”.

Dalam sumber lain yang saya petik dari http://id.wikipedia.org/wiki/Wartawan, wartawan atau jurnalis adalah seorang yang melakukan jurnalisme, yaitu orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan) dan tulisannya dikirimkan/ dimuat di media massa secara teratur. Laporan ini lalu dapat dipublikasi dalam media massa, seperti koran, televisi, radio, majalah, film dokumentasi, dan internet. Wartawan mencari sumber mereka untuk ditulis dalam laporannya; dan mereka diharapkan untuk menulis laporan yang paling objektif dan tidak memiliki pandangan dari sudut tertentu untuk melayani masyarakat.

Hafizansyari menambahkan dalam blognya www.hafizansyari.blogspot.com yang mendefinisikan wartawan berdasarkan prinsip jurnalistik adalah sebuah profesi yang penuh dengan etika dan tata cara maupun aturan dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, setiap orang yang melanggar aturan maupun kode etik tersebut dapat dikatakan bukan sebagai "wartawan" dan hasil karyanya pun bukan merupakan karya jurnalistik.

Dari ketiga definisi tersebut, dapat saya simpulkan bahwa wartawan adalah orang yang bekerja mengumpulkan berita berupa laporan yang dikirimkan/ dimuat di media massa dalam susunan laporan yang rapi dengan tidak melanggar aturan ataupun kode etik kewartawanan.


Apakah Fungsi dan Tugas Wartawan itu?

Dalam http://www.penulissukses.com/penulis37.php ditegaskan bahwasannya fungsi dan tugas wartawan pada dasarnya ada tiga, yaitu :
1. Peliput; seorang wartawan berfungsi sebagai peliput setiap peristiwa yang terjadi untuk menjadi bahan berita.
2. Penyusun; peristiwa yang telah diliput akan disusun menjadi suatu berita yang menarik buat publik.
3. Penyebar informasi; berita yang telah disusun akan disampaikan kepada publik, berita itu menjadi informasi buat mereka.

Blog ovy dalam http://ovhy-net.blogspot.com/2010/02/tugas-jurnalis.html menambahkan bahwasannya fungsi utama tugas wartawan adalah :
1. menyajikan informasi
2. memberikan pendidikan
3. memberikan hiburan

Dengan demikian, fungsi dan tugas seorang wartawan adalah sebagai peliput, penyusun dan penyebar infomasi, dengan penyajian informasi yang memberikan pendidikan dan hiburan.


Wartawan Ideal

Tulisan dalam http://ovhy-net.blogspot.com/2010/02/tugas-jurnalis.html menjelaskan bahwasannya Seorang wartawan dituntut untuk dapat memenuhi persyaratan tertentu, yaitu :
a. memiliki kecerdasan
b. memiliki rasa ingin tau yang tidak ada habis-habisnya
c. peduli terhadap masyarakat
d. berani untuk berbeda pendapat dengan pihak yang berkuasa
Selain itu, orang yang bekerja sebagai seorang wartawan hendaknya mentaati kode etik yang telah diakui dan diterima oleh organisasi tersebut.

Dalam http://www.kabarindo.com/?act=dnews&no=4140, Ir. Tifatul Sembiring berpendapat bahwa standar kompetensi wartawan yang ideal adalah :
1. Visi tentang kewartawanan (Dunia Jurnalistik)
2. Pendidikan dan Skill
3. Kemampuan Berkomunikasi
4. Punya Etika dan Moral

Sehingga simpulan yang saya dapatkan mengenai wartawan ideal adalah seorang wartawan yang memiliki visi tentang kewartawanan (yang dapat menjalankan fungsi dan tugas dari wartawan itu sendiri), berpendidikan dan memiliki skill (dalam hal ini memiliki kecerdasan), memiliki rasa ingin tahu dengan tanpa batas, peduli terhadap masyarakat, berani memiliki pendapat yang berbeda dengan orang yang memiliki kuasa, serta memiliki etika dan moral yang baik.


Wartawan di Indonesia

-Rosihan Anwar
H. Rosihan Anwar (lahir di Kubang Nan Dua, Sumatera Barat, 10 Mei 1922; umur 87 tahun) adalah tokoh pers Indonesia, meski dirinya lebih tepat dikatakan sebagai sejarawan, sastrawan, bahkan budayawan. Rosihan yang memulai karier jurnalistiknya sejak berumur 20-an, tercatat telah menulis 21 judul buku dan mungkin ratusan artikel di hampir semua koran dan majalah utama di Indonesia dan di beberapa penerbitan asing.


-Akmal Nasrey Basral
Akmal Nasrey Basral adalah wartawan dan sastrawan Indonesia. Kumpulan cerpen pertamanya Ada Seseorang di Kepalaku yang Bukan Aku (2006) yang terdiri dari 13 cerpen termasuk long-list Khatulistiwa Literary Award 2007. Dia menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Sosiologi Universitas Indonesia. Saat ini tinggal di Cibubur, Bekasi, bersama istri, Sylvia, dan ketiga putri mereka, Jihan, Aurora, Ayla.


-Goenawan Mohamad
Goenawan Soesatyo Mohamad (lahir di Karangasem, Batang, Jawa Tengah, 29 Juli 1941; umur 68 tahun) adalah seorang sastrawan Indonesia terkemuka. Ia juga salah seorang pendiri Majalah Tempo. Goenawan Mohamad adalah seorang intelektual yang punya wawasan yang begitu luas, mulai pemain sepak bola, politik, ekonomi, seni dan budaya, dunia perfilman, dan musik. Pandangannya sangat liberal dan terbuka. Seperti kata Romo Magniz-Suseno, salah seorang koleganya, lawan utama Goenawan Mohamad adalah pemikiran monodimensional.




-Jason Tedjakusuma
Jason Tedjasukmana (lahir 1967) adalah seorang wartawan Indonesia. Kariernya di Indonesia diawali sebagai wartawan untuk RCTI Seksi bahasa Inggris. Ia kemudian bergabung dalam jajaran MetroTV untuk program berbahasa Inggris. Jason saat ini bekerja di TransTV dan menjadi koresponden untuk Time Asia di Indonesia. Sejak 2008 ia didaulat menjadi presiden Jakarta Foreign Correspondence Club, organisasi para koresponden berita asing di Jakarta.


Siapakah Citizen Journalism itu?


Dalam http://en.wikipedia.org/wiki/Citizen_journalism, dikatakan bahwa
Citizen journalism (also known as "public", "participatory", "democratic" or "street journalism") is the concept of members of the public "playing an active role in the process of collecting, reporting, analyzing and disseminating news and information," according to the seminal 2003 report We Media: How Audiences are Shaping the Future of News and Information. Authors Bowman and Willis say: "The intent of this participation is to provide independent, reliable, accurate, wide-ranging and relevant information that a democracy requires."
Citizen journalism should not be confused with community journalism or civic journalism, which are practiced by professional journalists, or collaborative jpurnalism, which is practiced by professional and non-professional journalists working together. Citizen journalism is a specific form of citizen media as well as user generated content.

yaitu Jurnalisme warga (juga dikenal sebagai "publik", "partisipatif", "demokratis" atau "jalan jurnalisme" adalah konsep anggota masyarakat "memainkan peran aktif dalam proses pengumpulan, pelaporan, menganalisis dan menyebarkan berita dan informasi, "menurut laporan 2003 seminalis Kami Media: Bagaimana Audiens yang Membentuk Masa Depan Berita dan Informasi. Penulis Bowman dan Willis mengatakan:" Tujuan dari partisipasi ini adalah untuk memberikan independen, dapat diandalkan, akurat, luas dan informasi relevan yang memerlukan sebuah demokrasi. "

Jurnalisme warga negara tidak boleh disamakan dengan masyarakat sipil jurnalisme atau jurnalistik, yang dilakukan oleh wartawan profesional, atau jurnalisme kolaboratif, yang dilakukan oleh profesional dan non-jurnalis profesional bekerja sama. Jurnalisme warga adalah bentuk khusus dari media warga negara maupun user generated content.


Apakah Citizen Journalism itu Wartawan juga?

Seperti yang telah dikemukakan di atas bahwasannya Jurnalisme warga negara/ citizen journalism tidak boleh disamakan dengan masyarakat sipil jurnalisme atau jurnalistik, yang dilakukan oleh wartawan profesional, atau jurnalisme kolaboratif, yang dilakukan oleh profesional dan non-jurnalis profesional bekerja sama. Jurnalisme warga adalah bentuk khusus dari media warga negara maupun user generated content.

Kalau orang yang bekerja sebagai penulis untuk sebuah harian disebut wartawan atau jurnalis, maka orang yang menulis di citizen jurnalism website atau situs jurnalisme warga seperti Wikimu ini akan disebut citizen jurnalist, jurnalis warga atau wartawan warga.
Perlu diketahui bahwa wartawan warga mempunyai latar belakang profesi yang berbeda-beda, sehingga membuat sedikit kesulitan untuk menentukan suatu metode pelatihan yang pas untuk kemudian dipraktekkan secara nyata. Tetapi, tidak ada sedikitpun keraguan bahwa dengan sebuah pelatihan kecil – seperti yang akan diselenggarakan oleh administrator Wikimu dengan judul Mentoring Menulis via Online – seorang wartawan warga dapat memperbaiki mutu dari kisah yang akan ditulis, mengatasi kejemuan untuk menulis, atau ingin memperluas pengetahun dengan saling berbagi sesama wartawan warga.
Yang pertama-tama harus diingat dan diperhatikan adalah seorang wartawan warga mempunyai dua tugas penting: Pertama dia harus berusaha untuk meningkatkan komitmen dan partisipasi kewarganegaraannya. Seorang wartawan warga sangat perlu melatih dirinya untuk memiliki sikap yang benar agar dapat berperan untuk peningkatan kepahamannya akan kewajiban dan hak-hak sebagai warga negara. Kedua seorang wartawa warga hendaknya menularkan pemahamannya itu kepada warga negara lainnya dengan baik melalui tulisan-tulisannya.
Untuk melatih diri sebagai seorang wartawan warga, kita harus memahami bahwa yang pertama dituntut dari diri kita adalah menghasilkan isi tulisan yang terpercaya, akurat dan adil. Kewartawanan warga harus lebih dari sekedar pembungkus berita dan ide, dan mencampurnya dengan kepentingan pribadi serta atribut-atribut yang diharapkan.
Seorang wartawan warga perlu untuk mengapresiasi bahwa apapun yang dibuatnya, baik berupa tulisan atau foto harus terpercaya, dan jangan sampai memancing terjadinya sebuah kejahatan sosial. Dengan cara itu, seorang wartawan warga dapat secara efektif berperan dalam ruang lingkup yang lebih luas.
Sebagai seorang wartawan warga yang bercita-cita tinggi, langkah kunci dalam memasuki pelatihan adalah memiliki sebuah pemahaman yang jelas akan hal-hal yang diterima dengan cara mempraktekkannya.
Seorang wartawan warga sebenarnya adalah sebuah jembatan penghubung antara tugas-tugas kewartawanan secara profesional dengan keikutsertaan warganegara secara langsung. Beberapa sudut pandang wartawan media umum seringkali tidak membawa secara penuh pesan-pesan dari hati masyarakat, maka adalah tugas wartawan warga untuk menyampaikan dan menyajikannya untuk diketahui oleh pihak-pihak yang berkepentingan, seperti pemerintah yang berkuasa umpamanya.
Keberpihakan seorang wartawan warga adalah hal yang sulit untuk dihindari. Namun alangkah baiknya apabila seorang wartawan warga melatih diri untuk menghindari keberpihakan itu. Pendalaman akan materi yang akan ditulis serta keterkaitan dengan hukum yang berlaku serta dampak-dampak yang mungkin terjadi, harus menjadi dasar pemikiran utama sebelum seorang wartawan warga menerbitkan tulisannya.
Seorang wartawan warga harus melatih diri untuk memiliki kesadaran akan akibat-akibat yang mungkin terjadi di tengah masyarakat sebagai pengaruh langsung dari pemikiran-pemikiran yang sedang ditulisnya.
Prinsip, norma dan kode etik kewartawanan yang profesional bisa menjadi bahan acuan seorang wartawan warga untuk dapat menulis dengan tujuan, ketelitian, kebenaran dan kewajaran.
Bagaimanapun, seorang wartawan warga harus menyampaikan dengan lugas, jelas dan tegas, pemikiran, pengamatan, gagasan dan pengalaman atas hal-hal yang dibahasnya. Dan juga meyakinkan pembacanya bahwa yang disajikannya adalah buah pemikiran yang bersih dari keterikatan politik, gender, budaya dan ras.
Dengan membebaskan diri dari bias-bias, seorang wartawan warga mempunyai posisi yang lebih baik untuk mengatakan secara terbuka keseluruhan kisah yang sengaja disembunyikan kebenarannya oleh pihak tertentu dan secara sengaja menghambat kebebasan untuk mengungkapkannya. Namun dengan tetap memperhatikan dan menghindari dampak-dampak yang mungkin terjadi akibat dari tulisan yang dibuatnya. Jadi diperlukan kerja keras untuk melihat fakta-fakta yang tersembunyi dibalik sebuah berita.
Kunci lain yang penting adalah melatih diri untuk selalu melakukan riset yang mendalam atas isu-isu yang ada. Banyak membaca buku, literatur-literatur, dan sering menjelajahi dunia maya dan mencari situs-situs terkait adalah upaya-upaya yang sebaiknya secara rutin dilakukan. Situs-situs tersebut adalah sebuah perpustakaan maha besar yang memberikan banyak informasi sebagai bahan kajian dalam membuat sebuah tulisan.
Adalah tugas seorang wartawan warga untuk menyaring fakta-fakta dan menyajikannya dalam bentuk informasi yang terpercaya. Riset yang mendalam membantu ke arah membuat tulisan yang lebih baik.
Kesimpulannya adalah seorang wartawan warga harus dengan sadar bahwa dia bertanggung jawab sebagai transmisi ide-ide dan pengetahuan. Sebagai bukti rasa tanggung jawab itu, maka seorang wartawan warga harus meneliti fakta-fakta, menulis kebenaran, namun dengan tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat luas.

13 February, 2010

Bersyukur atas apa yang telah الله kasih

Di pagi hari yang cerah ini, tepatnya hari minggu yang bertepatan dengan perayaan Imlek dan Hari Kasih sayang / Valentine, saya tidak henti-hentinya untuk terus mengucap syukur atas apa yang telah الله kasih. Begitu banyak sekli keajaiban-keajaiban yang tidak pernah kita sangka sebelumnya. Blog yang akan saya ulas saat ini, akan lebih mengkonsentrasikan akan pentingnya bersyukur. Di beberapa cerita sebelumnya pun, saya menuliskan mengenai rasa syukur. Entah mengapa saya selalu ingat akan pesan guru agama saya bahwasannya ketika kita nersyukur atas apa yang kita punya niscaya الله akan menambahnya namun ketika kita kufur atas apa yang telah الله kasih maka niscaya الله akan marah.

Hidup akan terasa indah apabila kita memiliki banyak teman yang dapat mendukung kita dalam setiap tindakan kita yang positif, الله memang baik karena-Nya, kita dapat saling mengenal dan saling menyayangi satu sama lain. Pepatah mengatakan bahwasannya tak kenal maka tak sayang. Di sini saya mengajak teman-teman semua untuk saling memahami dan menyayangi teman-teman kita. Terkadang orang melihat dan mau berteman dengan orang lain jika fisik, materi, ilmu yang dimilikinya tergolong baik. Padahal setiap orang itu memiliki kelemahan dan kekuatan masing-masing loh.

Suatu ketika saat salah satu teman saya, dijauhi oleh teman-teman yang lain karena dia terlihat kusam, tak bermateri dan lain sebagainya sehingga sedikit sekali yang mau berteman dengannya. Saya pada saat itu mencoba untuk mendekatkan diri dan mengenal lebih dalam tentang dia, dia ternyata tidak pesimis dengan keadaan itu. Dia tetap bersyukur atas apa yang dia punya walaupun teman-temannya menjauhi dia namun dia berkata : "saya sangat mensyukuri atas apa yang الله kasih karena setiap apa yang kita miliki, semuanya hanyalah titipan الله, semua akan kembali kepada-Nya"

Ucapan yang dia lontarkan membuat hati saya bergetar bahwa terkadang orang menyombongkan dan bangga akan harta yang mereka miliki serta mereka selalu mengininkan yang lebih daripada itu dan tidak mensyukuri atas apa yang saat ini mereka punya. Ingat, الله bisa saja mencabut sewaktu-waktu atas apa yang kita miliki jika Dia menghendaki. Oleh sebab itu janganlah selalu melihat ke atas (terhadap orang-orang yang lebih dari kita) namun lihatlah ke bawah (terhadap orang-orang yang kurang dari kita) kemudian renungkan dan cobalah untuk mensyukurinya.

Semoga hari-hari kita semua selalu dalam ridho الله. Amiin

-Angga Permana Freud-

12 February, 2010

You should know

There once was a little boy who had a bad temper. His father gave him a bag of nails and told him that every time he lost his temper, he must hammer a nail into the back of the fence. This first day the boy had driven 37 nails into the fence. Over the next few weeks, as he learned to control his anger, the number of nailshammered daily gradually dwindled down. He discovered it was easier to hold his temper than to drive those nails into the fence. Finally the day came when the boy didn't lose his temper at all. He told his father about it and the father suggested that the boy now pull out one nail for each day that he was able to hold his temper. The days passed and the young boy was finally able to tell his father that all the nails were gone. The father took his son by the hand and led him to the fence.
He said, "You have done well, my son, but look at the holes in the fence. The fence will never be the same. When you say things in anger, they leave a scar just like this one. You can put a knife in a man and draw it out. But it won't a matter how many times you say I'm sorry, the wound will still be there. A verbal wound is as bad as a physical one. Remember that friends are very rare jewels, indeed. They make you smile and encourage you to succeed. They lend an ear, they share words and praise and they always want to open their hearts to us...

Regards --> Angga Permana Freud

Do you really Love me

bukannya ku tak percaya
bukannya ku tak bersyukur
atas yang ku terima
selama ini dari kamu

sungguh ku hanya berharap
kalau ku satu-satunya
manusia di hatimu
yang kau cintai selamanya

do you really love me
jangan marah padaku
wajarku ku ingin tahu
seberapa kau cintaiku

semua karena hatiku
hanya bisa untukmu
ku hanya memastikan
do you really love me

11 February, 2010

Ketika Cinta, untuk Anda

Ketika Cinta


Ada tiada rasa dalam jiwa
Rindu akan memanggil-Mu
Karna setiap jiwa t’lah bersumpah
Setia hanyalah kepada-Mu

Bila cinta ada di dalam jiwa
Wangi bunga dunia tanpa nestapa
Segala yang dirasa hanyalah Dia
Hati ‘kan memuja hanya pada-Nya


Ketika cinta memanggil
Gemetar tubuhku
Ketika cinta memanggil
Hangatnya nafasku
Ketika cinta memanggil
Menderu sang rindu
Ketika cinta memanggil

27 January, 2010

Bersyukur

Tuhan itu senang jika diminta, Tuhan akan marah jika kita tidak meminta. Berdoa untuk terus meminta atas apa yang kita butuhkan namun saat Tuhan telah memberinya, kita terkadang tidak mengucap syukur dan berterimakasih kepada-NYA. saya sendiripun suka begitu dan saya di sini ingin saling mengingatkan bahwa bersyukur adalah pekerjaan yang tidak sulit, hanya dengan mengucap syukur dan membagikan kebahagiaan itu dengan orang-orang terdekat :)

20 January, 2010

Komentar

Berkomentar boleh-boleh saja sebatas tidak melanggar etika sopan santun dan tidak menyakitkan teman kita, saya sering mendapati komentar-komentar yang kurang mengenakkan hati dan sayapun terkadang seperti itu dengan maksud bercanda ataupun menghangatkan suasana tapi kita perlu sadar bahwasannya setiap orang itu memiliki karakteristik dan watak yang berbeda2 sehingga dalam menerima komentar itu berbeda tanggapan / respon jd selayaknya kita bisa lebih berhati2 lagi dalam memberikan komentar. Thank you

15 January, 2010

Merubah Pola Pikir

Terkadang kita semua pernah berpikir negatif atas sikap dan tingkah laku seseorang, hhmmm selayaknya kita tidak berpikiran seperti itu karena segala sesuatu akan ada sisi positif dan sisi negatifnya. Cobalah untuk merubah pola pikir kita dari berpikir negatif menjadi berpikir positif. Kita semua terkadang tidak menyadari akan hal itu, namun seharusnya kita patut menyadari setiap perbuatan yang kita lakukan. Semoga hari-harimu penuh dengan cinta dan kasih sayang yaaaa, tetap berpikir positif ;)

Regards --> Angga Permana Freud

08 January, 2010

Info terbaru

Angga Permana Freud, yang kini sudah ingin selalu dekat dengan kalian semua, kita bisa saling bercanda tawa di facebook, twitter, dan lain sebagainya. Saat ini Angga Permana Freud kuliah di Universitas Bunda Mulia, Jakarta, mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Ikuti terus perkembangan Angga Permana Freud dan terus menjadi teman baiknya yaa ;)