
Hallo, apa kabar semua? semogaselalu diberikan kesehatan. Amiin, sudah cukup lama saya tidak mengupdate blog ini. Pada kesempatan ini, saya ingin sharing mengenai anak-anak. Sudah banyak sekali berita-berita mengenai kekerasan terhadap anak-anak kecil. Penganiyaan, pencabulan, pemerkosaan, pembunuhan, hingga kasus kelaparan dan kehausan. Sungguh sangat ironis sekali namun itulah kenyataannya. Anak-anak adalah penerus bangsa dan jika anak-anak itu disakiti, maka nasib bangsa berikutnya akan terancam saat anak-anak itu mati. Saya sungguh sangat mengharapkan rekan-rekan semua yang membaca blog ini untuk dapat bisa merangkul, mencintai, dan menyayangi anak-anak. Terutama bagi mereka yang sudah tidak memiliki dan kehilangan orang tuanya, seperti anak-anak di panti asuhan.
Terkadang saya pribadi merasakan kesedihan yang teramat dalam saat mendengar dan menyaksikan pemberitaan-pemberitaan mengenai kekerasan terhadap anak. Kesedihan itu saya tuangkan dalam bentuk aspirasi melalui tulisan ini agar rekan-rekan semua dapat membantu pemikiran saya untuk tetap menyayangi anak-anak kecil. Saya sendiri merasakan akan hal ini terutama karena saya memiliki adik, keponakan, serta sepupu-sepupu yang masih kecil.
Coba rekan-rekan bayangkan, betapa kehidupan anak kecil itu seolah tiada masalah, mereka menikmati masa kanak-kanaknya dengan bermain, bercanda, dan penuh tawa. Hal-hal tersebut menjadi suatu kebahagiaan pula bagi saya. Intinya, saya bahagia jika mereka bahagiaa dan saya akan sangat bersedih tatkala mereka menangis dan bersedih karena penderitaan yang mereka alami. Anak-anak itu berjiwa polos, mereka berkata dengan apa adanya, mereka bagaikan secarik kertas putih yang kemudian akan diberi tinta oleh orang tuanya. Jadi, saat anak itu diberikan tinta hitam, maka kelak saat dia dewasa, dia akan menjadi orang yang memiliki sifat hitam. Begitu pula saat anak itu diberikan tinta putih, maka kelak dia akan menjadi seorang anak yang memiliki sifat yang putih.
Mungkin sebagian dari anda merasakan bahwasannya anak-anak itu terkadang menjengkelkan, bandel, dan susah diatur namun itu semua tergantung dari cara kita mendidiknya untuk menjadi anak yang memiliki sifat yang bermacam-macam. Anak itu belum berdosa dan mereka sangat membutuhkan kasih sayang kita untuk tetap hidup dan memelihara planet ini dengan baik. Oleh sebab itu, STOP CHILDREN ABUSE ! Lindungi mereka dari setiap tetesan air mata karena kelaparan, kehausan, dan penderitaan. Rangkul, cintai, dan sayangi mereka. Terimakasih -Angga Permana Freud
Hal ini sudah menjadi perhatian Global untuk merapatkan barisan untuk menghentikan kekerasan terhadap anak , tapi hal itu dirasa kurang jika masyarakat tidak secara bersama - sama mencegah hal itu terjadi dengan melaporkan dugaan tindak kekerasan terhadap anak kepada Kepolisian atau Komisi Perlindungan Anak.
ReplyDeleteDilain pihak , saya selaku Jurnalis Blog juga prihatin terhadap anak - anak jalanan yang dieksploitasi sehingga mereka menjadi tertekan dan tidak banyak yang bunuh diri diakibatkan kekerasan yang diterima .. oleh karena itu harus ada regulasi yang tepat untuk mennghentikan kekerasan terhadap anak !
Kami juga menyatakan STOP segala bentuk Eksploitasi Seksual Komersial Anak dan Traffiking Terhadap Kaum Muda.
ReplyDeletekini saatnya kita menciptakan dunia yang layak untuk anak.
save the children..
bila tidak dapat melakukan langkah besaer lakukan dengan langkah kecil, berusaha memberikan yang selayaknya di terima anak..